Jumat, 16 Juli 2010

Apa Kabar Hasil Kongres Sepakbola Nasional ?

Seperti menjadi kebiasaan penulis sebelum melakukan penulisan selalu menghaturkan permintaan maaf jika ada kata-kata atau tulisan yang penulis buat membuat sebagaian pembaca merasa tersinggung atau penulis dianggap menista atau apalah, apa yang penulis tulis adalah murni dari pendapat penulis terkait masalah yang penulis lihat, baca dan dengar, sekali lagi maaf.

“ @infosuporter beluuumm RT @Rhesza apa kabarnya hasil Kongres Sepakbola Nasional di Malang sudahkah di realisasikan kah isi dari hasil kongres oleh PSSI “

Petikan di atas adalah pertanyaan penulis kepada sebuah akun komunitas sepak bola melalui situs jejaring tuider tentang sudah di realisasikah hasil Kongres Sepakbola Nasional-KSN oleh PSSI dan jawaban dari akun komunitas sepakbola itu adalah BELUM !!!

Kita tahu bahwa pemerintah melalui Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta Komite Olahraga Nasional Indonesia-KONI membuat sebuah Kongres yang diberi nama Kongres Sepakbola Nasional. Kongres ini berlangsung di Kota Malang pada tanggal 30-31 Maret, hasil dari KSN ini ada delapan rekomendasi yaitu : (1). PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran, dan kritik serta harapan masyarakat, dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapakan masyarakat. (2) Perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga khususnya sepak bola. (3). PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi dengan seluruh stakeholder, terutama KONI dan Pemerintah.

(4) dilakukan pembinaan sejak dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan IPTEK dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat, dan pakar olahraga dan perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan sekolah sepak bola, PPLP dan PPLM sepak bola. (5) Metode pembinaan atlet pelajar/muda agar juga memprihatinkan pendidikan formalnya (6) Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimulan). Dan (7) Perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara SEA GAMES 2011 (8) Pemerintah dan masyarakat perlu mengawal rekomendasi yang dihasilkan dalam kongres dalam hal ini diminta kepada pemerintah untuk membentuk Dewan Sepak Bola Nasional yang bersifat independen, tetapi point delapan ini dihapus dan ditolak keras oleh PSSI dan jadinya hanya tujuh butir kesepakatan.

Sudah empat bulan Kongres dan isi kesepakatan ini tertuang tetapi kenapa sampai tulisan ini dibuat dan dimuat BELUM ADA tanda-tanda perubahan dari PSSI dan juga dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta KONI belum ada sama sekali untuk MENEGUR PSSI berkaitan dengan hasil kesepakatan isi KSN tersebut. Yang ada sekarang adalah adanya isu kepergian sekitar 60 Pengurus PSSI ke Afrika Selatan kabarnya dana yang dihabiskan oleh pengurus ini adalah sekitar Rp. 7M untuk lima hari walaupun dibantah bahwa yang berangkat itu berdasarkan kocek sendiri.

Kalau memang mereka berangkat ke Afsel dengan kocek sendiri sampai Rp. 7 M kenapa para pengurus ini tidak patungan untuk membayar kontrak daripada Pelatih Timnas Alfred Riedl dan juga melunasi janji para pengurus ini kepada pasukan timnas Futsal ketika berangkat ke Uzbekistan ketika turnament Piala Asia Futsal benar tidak ?!

Kembali ke soal isi KSN, kalau memang sampai sekarang isi dari KSN itu belum direalisasikan oleh PSSI ngapain juga pemerintah membuat KSN yang biayanya tidak mungkin hanya Rp. 1-5 Juta kalau jadinya seperti ini, mendingan Pemerintah beserta KONI menghadap Presiden dan anggota Exco FIFA dan meminta FIFA untuk membebukan bahkan mendaftar hitamkan kepengurusan PSSI untuk tidak boleh memegang atau berada dalam lingkungan sepak bola Indonesia dengan alasan yang kita semua sudah ketahui bagaimana busuknya para pengurus PSSI ini termasuk ke-108 pemegang suara untuk menentukan jika menentukan Ketua PSSI yang baru benar tidak ?!

Sampai kapan sepak bola kita seperti ini, semua stadion penuh sesak setiap kali ada pertandingan termasuk di Gelora Bung Karno Stadion tetapi prestasi yang didapat tidak sebanding dengan animo masyarakat yang susah payah bahkan ada yang rela menginap untuk mendapatkan tiket dan menyaksikan tim kebanggaannya menang ternyata hanya sebagai pecundang ?! keledai saja CUKUP dua kali jatuh pada lubang yang sama lalu bangkit, masa negara ini terutama Timnas nya melebihi sifat daripada keledai ?! tolong pikirkan ini wahai Ketua dan Pengurus PSSI atau anda harus membaca sebuah ucapan yang mungkin bisa menggugah nurani mu kawan…

““Bapak harus mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI, karena kalian dianggap mempermalukan bangsa. Bapak yang beranggung jawab atas semua ini “
Azwar Anas, Ketum PSSI

Ya Tuhan SAMPAI KAPAN Engkau tunjukkan kemarahanMU kepada para pejabat PSSI ini supaya mereka sadar bahwa kami BUTUH Prestasi nyata BUKAN Mimpi disiang bolong !

GBK Std, 140710 14:10

Rhesza
Pendapat Pribadi

Tidak ada komentar: